Gak perlu selalu kasih pilihan. Aku punya cukup kemampuan untuk memutuskan. Dan, apapun itu keputusan, yang penting: percaya. Itu yang kamu bilang.
Kamu datang lagi di mimpi semalam. Kenapa kamu lagi kamu lagi. Kamu dandan rapi banget, gak tau kayak mau ke mana aja. Padahal di sini-sini doang. Entah karena suatu sebab, kamu dikenal sebagai pemecah masalah. Ga tau kenapa, aku inget aku harus inget-inget itu.
Ada toko kecil di ujung jalan. Langit biru tua, Kala Jingga beristirahat di singgasana. Besok dia harus bugar lagi. Itu yang kudengar. Besok. Belakangan ini, aku mempertanyakan ulang tentang besok. Apa yang kutau tentang besok. Gak ada. Apakah besok pasti ada? Gak tau. Kita gak pernah tau. Lagi-lagi, ini hal-hal yang aku pikirin barusan. Belum sempet aku kasih tau ke kamu, kamu udah ngangguk duluan.
Kita sedang menuju ke danau. Duduk di dermaga. Berenang-renang sampai malam tiba. Aku seperti melayang di perairan dangkal ini, memandangi langit karena sebentar lagi bintang akan terbit. Life goes on within you and without you. Tiba-tiba aku keinget itu.
“Life goes on within you and without you” adalah quote yang gue pasang di ruang tamunya ROEMAHIPONK. Kamu pasti baca itu waktu dateng ke situ. Dan gue masih gak tau Si Kamu ini siapa. Bahkan, gue gak tau Si Aku ini siapa.
kepingin tau lebih banyak tentang Oendari?
Silakan subscribe blog ini, dengarkan musiknya, atau follow Oendari melalui media sosial.
Atau sampaikan yang ingin kamu katakan kepada Oendari. Tulis suratmu!
