Hari ini gue dikaruniai banyak banget waktu luang. Ini langka. Sebagai bukti kelangkaan, saat ini dengan begitu leluasa, gue bisa mampir dan menulis di sini, setelah sekian lama. Banyak hal terjadi dalam rentang waktu, yang kalau dirunut sejak terakhir gue menulis di sini, satu tahun, kira-kira. Sebetulnya, dalam setahun ini, gue lumayan sering merekam hal-hal personal dalam keseharian gue lewat tulisan tangan. Tapi, rasanya males aja merangkum ulang dan masukkin catatan-catatan itu kemari. Selain karena memang gue tidak sempat mengalokasikan waktu untuk itu, gue tidak merasa ada signifikansi yang cukup menjadi alasan menulis kembali catatan harian pribadi di sini. Anehnya, setelah gue baca-baca lagi kertas-kertas setumpuk itu, rasanya lega juga, terekam di situ bahwa seringkali, gue bisa waras. Rasanya juga syukur, ada kenangan tentang kekasih, ada kenangan tentang kawan, ada kenangan-kenangan yang bisa disimpan. Rasanya pun bangga, banyak hal sudah gue lewati: sukses ataupun tidak; mudah ataupun sulit; senang ataupun sedih.
Gue jadi berpikir, bahwa mungkin:
Ada baiknya manusia sering-sering merekam jejak jalan pikirannya sendiri.
Supaya ketika dilihatnya lagi, bisa disyukurinya bila perjalanan itu panjang dan menyenangkan. Dan, kalau perjalanan itu pernah melalui rimba-rimba dan samudera yang rumit dan gelap, setidaknya ia telah memahami lebih dalam, ia telah melihat lebih banyak, ia bisa menjalani lebih kuat, ia bisa melalui lebih tangkas, untuk segala yang akan datang pada masa depan. Mungkin ada baiknya manusia sering-sering merekam jejak pikirannya sendiri. Supaya ia bisa mengingat. Karena buat gue, manusia, yang lahirnya sendiri-sendiri itu, akan mati sendiri-sendiri pula. Dan, kalau kesendirian itu tiba pada satu masa, ketika kawan sudah tidak lagi ada, dan kekasih tidak lagi di sana, hanya satu yang mampu lestari dan setia: kenangan-kenangan, dalam catatan-catatan perjalanan.
kepingin tau lebih banyak tentang Oendari?
Silakan subscribe blog ini, dengarkan musiknya, atau follow Oendari melalui media sosial.
Atau sampaikan yang ingin kamu katakan kepada Oendari. Tulis suratmu!

